Koperasi Produsen Berkah Karya Mulya
| Nama Tenant | Koperasi Produsen Berkah Karya Mulya |
| Nama Pemilik Usaha | Nanang Setiawan |
| Alamat | Jl. Pangeran Sukowati No 063 Blok IV Dsn. Sondriyan Rt 003 Rw 001 Ds. Majasem Kec. Kendal Kab. Ngawi |
| Bidang Usaha | Agriculture |
| Klasifikasi Bisnis | Agribisnis |
| Omset | Rp 10.000.000.000 |
| Media Promosi | |
| Jangkauan Pasar | |
| Pembukuan | |
| Masa Inkubasi | |
| Deskripsi | Tentang Kami Koperasi Produsen Berkah Karya Mulya adalah koperasi sektor riil yang bergerak di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan. Didirikan oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) di Dusun Sondriyan, Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, koperasi ini berkomitmen untuk mengangkat potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan semangat swasembada pangan dan pemberdayaan masyarakat, koperasi ini memproduksi berbagai komoditas unggulan hasil bumi yang diolah secara mandiri oleh para petani dan anggota koperasi. Koperasi ini dikelola oleh para petani anggota KTH yang memiliki pengalaman dan keterampilan dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Mereka adalah pelaku utama dalam proses produksi, pengolahan, dan distribusi, menjadikan koperasi ini sebagai wadah kolaboratif yang menghubungkan produsen langsung dengan pasar. Koperasi Produsen Berkah Karya Mulya resmi berdiri pada tahun 2022 sejak adanya peralihan pengelolaan hutan dari Perhutani kepada masyarakat hutan. Koperasi memiliki anggota aktif sejumlah 52 Petani Hutan dengan luasan lahan sekitar 300 ha. Potensi yang sangat besar untuk memaksimalkan hasil hutan. Hutan saat ini masih didominasi oleh pohon Sengon dan Gemelinan sebagai tanaman jangka panjang, 5 tahun; tanaman empon-empon dan buah-buahan sebagai tanaman musiman dan tanaman yang dapat dipanen harian seperti sayur mayur dan rumput gajah. Berlokasi di Dusun Sondriyan, Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, koperasi ini berada di kawasan yang kaya akan potensi pertanian dan kehutanan. Lokasi ini strategis untuk pengembangan agribisnis berbasis komunitas dan akses ke pasar regional. Koperasi Produsen Berkah Karya Mulya menawarkan nilai tambah bagi buyer dan mitra usaha melalui: ● Produk asli dari petani lokal yang terjamin kualitasnya ● Sistem produksi berkelanjutan dan ramah lingkungan ● Harga kompetitif langsung dari produsen ● Komitmen terhadap kesejahteraan anggota dan ketahanan pangan nasional melalui penyediaan kebutuhan pokok anggota seperti benih, pupuk dan obat-obatan pertanian. Visi Menjadi koperasi produsen yang mampu memproduksi dan / atau menampung hasil produksi anggota yang selanjutnya mendistribusikan produk baik dalam negeri maupun luar negri. Misi a. Memproduksi barang yang memiliki daya saing tinggi dan kualitas ekspor; b. Menyediakan peralatan serta bahan-bahan yang dibutuhkan oleh anggota untuk mendukung proses produksi barang. Menampung hasil produksi anggota, melakukan penyempurnaan, dan mendistribusikannya ke pasar. c. Menyelenggarakan kegiatan usaha produksi, khususnya di bidang pertanian—terutama komoditas aneka umbi palawija—yang mencakup seluruh tahapan: pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan, hingga pasca panen, apabila seluruh proses tersebut merupakan satu kesatuan kegiatan usaha. No. Badan Hukum : AHU-0016174.AH.01.26. TAHUN 2022 NIK : 3521040016015 NIB : 1004230012298 Ketua : Nanang Setiawan Sekretaris : Muhammad Mabrur Bendahara : Septario Andrik Kusuma No. Telp / WA : 085815922117 Email / Website : [email protected] Jumlah Anggota : 52 Jumlah Karyawan : 2 Sosial Media : - Tagline Koperasi : "Berkah Bumi, Karya Nyata, Mulya Bersama" Bisnis Kami Model bisnis koperasi adalah B2C dan B2B. Unit Usaha B2C antara lain menyediakan kebutuhan pokok anggota kelompok tani hutan seperti benih, bibit, pupuk dan obat-obatan pertanian. Koperasi memiliki toko ritel pertanian di kantor koperasi yang menyediakan berbagai kebutuhan petani. Koperasi juga bergerak di bidang produksi olahan hasil hutan seperti olahan sari buah maja menjadi minuman tradisional dengan nama Sari Mojoasem. Adapun bisnis to bisnis masih berkisar di perdagangan bersama tengkulak. |