← Kembali

PT. Teknologi Presisi Membumi (Indera Agri)

Nama Tenant PT. Teknologi Presisi Membumi (Indera Agri)
Nama Pemilik Usaha Bagoes Inderaja
Alamat Jl. Ganesa No.15E, Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132
Bidang Usaha Agriculture
Klasifikasi Bisnis Agribisnis
Omset Rp 10.000.000.000
Media Promosi https://www.inderaagri.id/
Jangkauan Pasar B2B, B2C
Pembukuan
Masa Inkubasi
Deskripsi

Indera Agri adalah perusahaan teknologi pertanian yang mengembangkan smart farm management platform dan perangkat smart wireless IoT untuk menjawab tantangan utama pertanian Indonesia, yaitu rendahnya produktivitas lahan dan meningkatnya risiko penyakit tanaman akibat perubahan iklim yang sulit diprediksi. Praktik pertanian konvensional masih bergantung pada pengalaman turun-temurun dan kurang adaptif, sementara pengembangan sistem pertanian adaptif umumnya membutuhkan waktu dan biaya riset yang tinggi. Indera Agri menawarkan solusi siap pakai yang mampu memangkas biaya dan waktu R&D hingga 50%, sekaligus meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional petani. Indera Agri didirikan oleh tim dengan kompetensi lintas disiplin yang saling melengkapi. Bagoes M. Inderaja (CEO) berlatar belakang Rekayasa Hayati ITB dan Master dari Wageningen University, berpengalaman dalam pengembangan sensor, otomasi, dan sistem budidaya berbasis teknologi. Ferry Wijaya (CTO), lulusan Magister Teknologi Informasi UI, memiliki pengalaman membangun sistem teknologi berskala besar dan AI/ML, termasuk sebagai VP Engineering di Lemonilo. Rae Gara (CPO) adalah agronomis lulusan ITB dengan pengalaman operasional pertanian skala besar di Jepang dan Indonesia, memastikan pengembangan produk selaras dengan kebutuhan agronomis lapangan. Produk Indera Agri telah mencapai TRL 9, digunakan di 12 site pertanian di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan, mencakup lebih dari 40 titik sensor, 6 ha hortikultura (cabe), dan 5 ha padi. Platform ini menyediakan manajemen pertanian end-to-end, mulai dari lingkungan, produksi, keuangan, hingga pascapanen, dengan rekomendasi aksi berbasis data dan agronomi yang diterima petani secara real-time. Solusi ini telah menurunkan tingkat kematian tanaman hingga 90–95%, meningkatkan produktivitas hingga 25%, serta menurunkan biaya input (bibit dan pupuk) sebesar 15–20%. Dari sisi lingkungan, efisiensi penggunaan air dan pupuk berkontribusi pada estimasi pengurangan emisi hingga 14,82 ton CO₂-eq per tahun per 100 ha. Produk ini tidak memerlukan sertifikasi atau izin khusus untuk komersialisasi. Indera Agri menargetkan pasar pertanian greenhouse, lahan terbuka, dan perkebunan dengan skala kecil hingga besar. Total potensi pasar pertanian Indonesia diperkirakan mencapai ±15,5 juta ha atau USD 123 miliar (TAM). Model bisnis Indera Agri mencakup penjualan perangkat IoT, langganan smart farm management platform, serta skema bagi hasil operasional kebun yang menurunkan hambatan adopsi teknologi. Strategi ini menghasilkan retensi pelanggan 100%, dengan total pendapatan kumulatif sebesar Rp 2,85 miliar (September 2024–2025) yang berasal dari penjualan IoT, langganan software, proyek kolaborasi internasional, dan grant. Keunggulan kompetitif Indera Agri terletak pada solusi end-to-end berbasis rekomendasi aksi, after-sales lokal yang responsif, serta strategi harga yang lebih terjangkau dibandingkan kompetitor global. Pengembangan produk ke depan difokuskan pada fine-tuning workflow dan peningkatan kecerdasan AI melalui ekspansi lahan. Roadmap bisnis 3 tahun diarahkan pada konsolidasi dan optimalisasi lahan existing hingga 6 ha (2026), scale-up produksi berbasis data (2027), dan ekspansi lahan serta mitra (2028). Ekspansi lahan berfungsi sebagai sumber data utama untuk meningkatkan presisi rekomendasi dan skalabilitas platform. Melalui Program PRIME STeP Tahun 2, Indera Agri mengusulkan pendanaan sebesar Rp 300.000.000 untuk mendukung ekspansi operasional lahan cabe rawit dari 2.000 m² menjadi 1 ha. Target luaran mencakup pertumbuhan pelanggan dan pendapatan sebesar 10% YoY, pencapaian laba positif, penguatan strategi pemasaran, standardisasi sistem manajemen, serta kesiapan pendanaan lanjutan dari investor. Program ini menjadi katalis untuk mempercepat adopsi teknologi Indera Agri sekaligus memperluas dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan.

Belum Ada Produk Tenant