← Kembali ke Berita

Kick-Off Talk Pemeringkatan Inkubator 2026: Dorong Kualitas dan Kolaborasi Nasional

20 April 2026

Kick-Off Talk Pemeringkatan Inkubator 2026: Dorong Kualitas dan Kolaborasi Nasional

Jakarta, 20 April 2026 - Kementerian UMKM melalui unit Asisten Deputi Inkubasi dan Digitalisasi Wirausaha menyelenggarakan Temu Lembaga Inkubator bertajuk Kick-Off Talk Pemeringkatan Lembaga Inkubator” sebagai bagian dari sosialisasi Pemeringkatan Lembaga Inkubator Tahun 2026. Kegiatan yang dilaksanakan pada 20 April 2026 ini berlangsung secara daring dan diikuti oleh inkubator dari seluruh Indonesia yang terdaftar di SIPENSI, dengan partisipasi sekitar 300 pengelola melalui Zoom serta 120 peserta lainnya melalui Live YouTube.

Acara yang dipandu oleh Dinda Aulia Dwinanda diawali dengan laporan dari Irwansyah Putra, Asisten Deputi Inkubasi dan Digitalisasi Wirausaha. Disampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 742 lembaga inkubator yang telah terdaftar dalam SIPENSI. Pertumbuhan ini menunjukkan perkembangan ekosistem yang positif, namun tetap perlu diiringi dengan peningkatan kualitas layanan, penguatan tata kelola, serta dampak yang lebih nyata terhadap tenant. Oleh karena itu, pemeringkatan hadir sebagai instrumen strategis untuk memetakan kondisi sekaligus mendorong peningkatan kualitas inkubator secara berkelanjutan.

Arahan selanjutnya disampaikan oleh Deputi Bidang Kewirausahaan, M. Riza A. Damanik yang menegaskan bahwa pemeringkatan bukan merupakan ajang kompetisi, melainkan upaya pemetaan kualitas dan sebaran sektor inkubator di Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya peran inkubator sebagai ujung tombak dalam mendorong pertumbuhan kewirausahaan, sebagaimana praktik di berbagai negara maju. Dalam pelaksanaannya, pemeringkatan ini diharapkan memperkuat kolaborasi lintas pihak, mengingat pengembangan kewirausahaan tidak dapat dilakukan secara parsial. 

Memasuki sesi inti, Ima Rahmania, Kepala Bidang Pengembangan Inkubasi Usaha menyampaikan materi sosialisasi yang mencakup manfaat pemeringkatan, kriteria peserta, serta mekanisme penilaian. Pemeringkatan dirancang tidak hanya sebagai alat ukur, tetapi juga sebagai sarana evaluasi bersama bagi lembaga inkubator untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan inkubasi.

Selanjutnya, Indra Purnama selaku Deputi Akademik & Riset Inovasi Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI) memberikan penjelasan teknis terkait pengisian proposal, guna memastikan peserta memahami standar dan kelengkapan dokumen yang diperlukan dalam proses pengajuan.

Sesi berikutnya disampaikan oleh Fakhrul Arifin yang mewakili Prima Raharjo, Kepala Bidang Digitalisasi dan Usaha Rintisan mengenai mekanisme dan tahapan pengajuan melalui SIPENSI. Dalam sesi ini dijelaskan alur pengajuan secara sistematis, mulai dari proses unduh template melalui website SIPENSI, pengajuan pemeringkatan, tahapan penilaian, masa sanggah, hingga penetapan hasil akhir.

Kegiatan ditutup oleh Ima Rahmania dengan penekanan bahwa rubrik penilaian disusun secara inklusif agar hasil pemeringkatan dapat menjadi bahan evaluasi bersama. Disampaikan pula bahwa meningkatnya minat terhadap program studi kewirausahaan diharapkan menjadi peluang bagi lembaga inkubator dalam menjaring dan mengembangkan talenta wirausaha baru.

Sebagai penutup, seluruh lembaga inkubator didorong untuk berpartisipasi aktif dalam pemeringkatan sebagai bagian dari upaya bersama membangun kewirausahaan Indonesia yang lebih kuat. Kamu ketinggalan sesi sosialisasi ini? Rekaman dan materi dapat diunduh melalui menu Event Kick-Off Talk “Pemeringkatan Lembaga Inkubator" di tautan berikut. Ayo ajukan pemeringkatan lembaga inkubator kamu!